Mengundurkan Diri dan Gagal Menangi Pemilu, Prajurit Tak Dapat Kembali ke Militer

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Okezone)

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Okezone)

JAKARTA – Anggota TNI yang telah mengundurkan diri untuk ikut pemilihan kepada daerah (pilkada) atau pemilu legislatif dan ternyata tak terpilih, tidak dapat kembali lagi ke dunia militer.

Berdasarkan rilis dari TNI yang diterima Okezone, Jumat (23/9/2016), merujuk UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI, UU No 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD; serta UU No 10 Tahun 2016; ketentuan dan tata cara pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilkada bagi Anggota TNI dan PNS TNI telah diatur secara jelas dalam Surat Telegram Panglima TNI No : ST/983/2016 tanggal 9 Agustus 2016.

Surat Telegram Panglima TNI tersebut mengatur secara jelas ketentuan dan tata acara pemilu legislatif dan pilkada bagi seluruh anggota TNI dan PNS TNI. Pertama, anggota TNI dan PNS TNI yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan mengikuti pilkada agar membuat surat pengunduran diri dari anggota TNI dan PNS TNI. Surat pengunduran diri tersebut tidak dapat ditarik kembali.

Kedua, selama dalam proses pemilu legislatif yang bersangkutan telah diberhentikan dengan hormat dari anggota TNI dan PNS TNI.

Ketiga, anggota TNI dan PNS TNI yang akan mencalonkan diri mengikuti pilkada agar membuat surat pengunduran diri dari anggota TNI dan PNS TNI sejak ditetapkan sebagai calon peserta pilkada. Surat pengunduran diri tersebut tidak dapat ditarik kembali.

Keempat, anggota TNI dan PNS TNI yang telah ditetapkan sebagai calon peserta pilkada wajib menyerahkan keputusan pemberhentian dari dinas keprajuritan TNI dan keputusan pemberhentian PNS TNI paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak ditetapkan sebagai calon peserta pilkada kepada KPU.

Selanjutnya, apabila tidak terpilih menjadi anggota legislatif dan pilkada, yang bersangkutan tidak dapat kembali menjadi anggota TNI dan PNS TNI.

Terakhir, selama dalam proses pemilu legislatif dan pilkada tidak diperbolehkan menggunakan atribut maupun fasilitas TNI.

Sebelumnya diberitakan, anak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yaitu Agus Harimurti Yudhoyono direncanakan mendaftarkan diri ke KPUD Jakarta. Ia berpasangan bersama Sylviana Murni untuk bertarung di Pilgub DKI.

(erh)
breaking news x