Rumah Mewah Rohadi Ternyata Masih Kredit

Rohadi (Foto: Heru Haryono/Okezone)

Rohadi (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Pengacara Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), Rohadi mengatakan, rumah mewah milik kliennya masih berstatus kredit alias belum lunas.

"Ada hal-hal lain menyangkut harta benda yang sudah disita. Menurut Pak Rohadi itu masih kredit statusnya, baik rumah maupun kendaraan. Saya juga tidak tahu dasarnya penyidik apakah itu masuk pengembangan dari penyidikan yang baru yakni gratifikasi dan TPPU (tindak pidana pencucian uang). Tapi, seyogyanya yang dilakukan adalah terkait harta benda yang berasal dari hasil kejahatan. Rumah di Pulau Gebang itu kredit," kata pengacara Rohadi, Hendra Heriansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Rohadi diketahui tinggal di dua rumah mewah The Royal Residence, Pulo Gebang, Jakarta Timur. Rumah pertamanya berada di Jalan Royal Boulevard Blok D3 Nomor 8 sedangkan kedua berada di Blok A3 Nomor 16 R yang nilainya ditaksir miliaran rupiah.

Menurut sopir Rohadi, Koko, majikannya itu juga memiliki 19 mobil, selain itu rumah sakit, kapal penangkap ikan hingga wahana water park.

"Water park itu baru wacana. masih tanah kosong belum terbangun. itu pun masih tanah masyarakat yang dipercayakan kepada Rohadi untuk dicarikan investornya yang bisa membangun. Rohadi sebagai tokoh yang dipercaya di situ," tambah Hendra.

Tanah itu adalah tanah warga yang sebagian sudah melakukan pengalihan jual beli tapi masih ada juga yang berstatus perjanjian pengikatan jual beli (PPJB).

"PPJB karena pembayarannya juga belum lunas, tapi ada juga murni tanah masyarakat yang belum dibayar tapi suratnya dititip di Pak Rohadi," ungkap Hendra.

Sedangkan dugaan pemberian mobil kepada Bupati Indramayu Anna Sophanah untuk pengurusan izin RS Reysa milik Rohadi di Indramayu, Hendra mengaku mobil tersebut bisa saja hanya dipinjamkan.

"(Pemberian mobil) itu tanya langsung ke bupatinya sejauh mana kebenarannya, tapi yang jelas kendaraan itu kan Rohadi juga punya usaha rental mobil, apakah itu sifatnya sewa atau diberikan pinjaman fasilitas atau mugkin jual beli kan kita juga tidak tahu," jelas Hendra.

(put)
1 / 2
breaking news x