Muhammadiyah Minta Wiranto Evaluasi Polri dalam Penanganan Terorisme

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Reni/Okezone)

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Reni/Okezone)

JAKARTA - Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, upaya pemberantasan terorisme yang selama ini berjalan cenderung mengedepankan kekerasan. Karenanya, tindakan teror bukan tereduksi, tetapi justru menyebabkan reradikalisasi.

"Tadi saya sampaikan, yang merupakan hasil observasi yang saya ketuai, pemberantasan terorisme yang tadi disebutkan bukan justru melakukan reduksi terhadap gerakan radikal tapi justru melakukan reradikalisasi, jadi karena faktor kekerasan yang dikedepankan," kata Dahnil di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/9/2016).

Dahnil mengatakan, Wiranto berjanji akan mengevaluasi penanganan terorisme yang dilakukan Polri selama ini.

"Kemudian ada konflik sosial dengan masyarakat. Itu yang akan dievaluasi oleh Pak Wiranto, terutama perilaku aparatur keamanan, dalam hal ini kepolisian," ucap dia.

Ia mengatakan, pada prinsipnya Wiranto akan ikut mendorong reformasi Polri, mengingat sosok Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dianggap punya komitmen terhadap hal ini.

Dahnil juga menjelaskan, penanganan terorisme harus mengedepankan faktor kemanusiaan agar tak menimbulkan gerakan radikal baru. Selain itu yang tak kalah penting adalah penegakan hukum yang tegas. "Beliau sepakat dengan penegakan hukum karena itu adalah bagian evaluasi," tukas Dahnil.

(ulu)
breaking news x