FOKUS: Rentetan Bencana Mengintai Bumi Pertiwi

Bencana (Foto: Ilustrasi)

Bencana (Foto: Ilustrasi)

BELAKANGAN ini rentetan bencana alam terjadi di bumi pertiwi, mulai dari tanah longsor, gunung meletus, banjir, gempa bumi sepanjang 2016. Sejumlah bencana yang terjadi di Indonesia di antaranya:

Banjir dan Longsor:

-Hujan intensitas tinggi mengakibatkan banjir dan longsor wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Selasa 20 September 2016. Data BNPB hingga Jumat (23/9/2016) mencatat ada 27 orang tewas dan 22 masih hilang. Sementara ratusan rumah penduduk rusak, hingga ribuan warga harus diungsikan.

Sebanyak 1.600 personel tim SAR gabungan dikerahkan. Fokus pencarian dilakukan di empat lokasi yaitu Lapangan Paris di Desa Sukakarya, Cimacan, Pamingi, dan Sukamantri.

-Sumedang tak luput dari bencana longsor. Beberapa warga tewas, dan sebanyak 167 jiwa mengungsi akibat permukimannya rusak dihantam longsor pada Selasa 20 September 2016 malam itu.

Longsor menerjang lima dusun di Desa Ciherang, meliputi Dusun Ciherang, Ciguling, Singkup, Cimareme, dan Babakan Gunasari.

- Pada Jumat 23 September 2016, Kota Jayapura diterjang longsor. Sejak Jumat pagi hujan deras di beberapa titik membuat Kota Jayapura tergenang air. Jalan raya Kampung Enrekang Koya Kota Jayapura pun terjadi longsor.

BMKG Wilayah V Jayapura merilis hujan telah memperkirakan potensi banjir terjadi di beberapa titik di wilayah Jayapura Selatan, Kotaraja, Abepura dan Distrik Heram Kota Jayapura. Akibat peristiwa tersebut mobilitas warga terganggu.

- Banjir terjang Sumatera Utara, sawah padi seluas 1.504 hektare yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara masih terendam banjir. Yakni Kecamatan Tanjungpura, Secanggang, Sei Lepan, Babalan, Hinai dan Stabat.

- Minggu 11 September 2016, ambrolan tebing setinggi 20 meter longsor dari puncak Gunung Kelud. Longsor dan banjir lahar dingin mengintai warga mengingat berada di aliran Sungai Kaliputih. Akibat peristiwa tersebut, mengakibatkan penambang tertimbun longsor tewas tertimbun.

- Rabu 7 September 2016, berdasarkan data dari BPBD Kota Bogor ada empat wilayah yang mengalami longsor yakni di RT 03 RW 13, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat. Longsor terjadi di lokasi pembangunan talid atau tembok penahan tanah sepanjang 10 meter dengan tinggi 3 meter. Tiga rumah warga terendam dan tidak ada korban jiwa.

Longsor juga terjadi di RT 01 RW 02, Keluarahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Kemudian, tebing setinggi 25 meter di wilayah Kampung Ardio RT 01, RW 06, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor juga longsor. Selain itu, tebing setinggi 20 meter juga longsor dan menimpa rumah warga dan menyebabkan satu orang penghuni rumah tewas akibat tertimbun material longsoran.

(Ari)
1 / 3
breaking news x