Eks Dirnarkoba Polda Bali Ditarik ke Bareskrim untuk Mudahkan Pemeriksaan

JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan kabar mutasi mantan Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Franky H Parapat ke Bareskrim Polri.

Sebelumnya Franky dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan pemerasan dalam menangani kasus-kasus narkoba di pulau Dewata tersebut.

"Iya (dimutasi) untuk memperlancar pemeriksaan, jadi perlu di Jakarta," kata Boy kepada Okezone, Jumat (23/9/2016).

Sebelumnya melalui surat telegram Kapolri bernomor ST/2325/IX/2016 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Syafruddin, Kombes Franky dimutasikan menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Iknas Bareskrim Polri. Jabatan Direktur Narkoba Polda Bali akan diisi oleh Kombes Muhammad Arief Ramdhani.

Sekedar informasi Franky diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri karena diduga melakukan pemerasan terhadap tujuh kasus narkoba yang nilainya di bawah 0,5 gram. Dia diduga juga meminta uang Rp100 juta kepada pengedar. Selain itu dia diduga terlibat kasus pemotongan anggaran DIPA 2016 dengan barang bukti Rp50 juta.

(fas)
breaking news x