Dikubur Hidup-Hidup oleh Oknum PNS, Korban Sempat Sulit Bicara

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

MAKASSAR – Hendak diperkosa dan dikubur hidup-hidup oleh AK, yang tak lain adalah pamannya sendiri, WI (18) mengalami trauma berat. Korban mengalami trauma sejak pertama kali ditemukan di septic tank hingga melaporkan kejadian tragis yang menimpanya.

“Korban alami trauma saya lihat, waktu laporan pertama kali kemarin, dia diantar sama keluarganya. Korban itu keponakannya dari pelaku, istrinya pelaku yang saudara sama ibunya korban,” terang Kabag Humas Polres Palopo, AKP Bustan, Jumat (23/9/2016).

Pihak keluarga keduanya pun tak menyangka, AK tega menyakiti korban yang tak lain adalah anggota keluarganya sendiri. Bahkan keduanya selama ini dikenal akrab dan selalu berboncengan ke kantor.

"Kemarin istri AK sudah bersaksi, dari situ polisi baru tahu ternyata hubungan keluarganya dekat sekali. Kan satu kantor tempat kerjanya. Sering boncengan sama AK,” lanjut Bustan.

Akibat kejadian tersebut, korban awalnya sulit untuk berbicara. Untunglah kondisi korban saat ini sudah mulai membaik. “Awalnya segan bicara, sekarang sudah membaik. Kemarin saat diperiksa sebagai saksi dia didampingi keluarga,” ungkap Bustan.

Percobaan pemerkosaan WI oleh AK terjadi pada Selasa 20 September 2016. Korban yang melawan saat hendak diperkosa dipukul dua kali di bagian leher oleh pelaku. Korban yang pingsan lalu dimasukkan ke dalam septic tank yang kemudian dicor semen.

(qlh)
Berita Rekomendasi PNS Perkosa Honorer
breaking news x