Ratusan Batang Kayu Langka Senilai Ratusan Juta Disita Polisi

BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 280 batang kayu nibung senilai Rp140 juta disita aparat Ditkrimsus Polda Lampung. Diduga, ratusan batang kayu itu hasil penebangan liar di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Wakil Direktur Ditkrimsus Polda Lampung AKBP M Anwar mengatakan, ratusan batang kayu itu disita di Dusun II Kampung Cabang, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, Kamis (22/9/2016).

Dari hasil Operasi Wanalestari Krakatau 2016 di TKP, petugas menemukan 280 batang kayu nibung berdiamter 20 sentimeter. Saat ditemukan, kayu-kayu itu disembunyikan di Sungai Pangkalan Dewa.

Anwar menjelaskan, Kayu Nibung termasuk langka dan harganya cukup mahal. Per batang, katanya, mencapai Rp500 ribu - Rp1 juta. Biasanya, kayu nibung digunakan sebagai bahan pembuatan kapal. "Kayu yang langka ini tidak memiliki izin dari pejabat yang berwenang," katanya, Jumat (23/9/2016).

Namun, saat dilakukan penggerebekan, Anwar mengatakan, pihaknya tidak menjumpai para pelaku. Diduga kayu-kayu itu disembunyikan sementara para pelaku mencari calon pembeli.

Illegal loging ini, kata Anwar, diatur dalam Pasal 12 huruf c jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengerusakan Hutan. "Ancamannya satu tahun penjara dan denda paling sedikit Rp500 juta," katanya.

Sebelumnya Polres Way Kanan juga menyita belasan kayu Akasia hasil illegal loging di Register 42 pada pekan kemarin. Potongan kayu yang diduga hasil ilegal loging tersebut diamankan Tim Unit Tipiter saat melaksanakan patroli Operasi Wana Lestari di area Register 42 PT Inhutani V Blambangan Umpu.

(ris)
breaking news x