Aksi Nekat Jambret di Depan Kantor Polisi

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

BATUAJI – Tindak kejahatan bisa terjadi di mana saja, bahkan di depan kantor polisi. Itulah yang dialami Sriatun, warga Marina Tanjunguncang. Perempuan berusia 31 tahun tersebut menjadi korban penjambretan di dekat Polsek Batuaji pada Jumat 23 September sekira pukul 12.00. Sriatun pun langsung berteriak sambil mengejar pelaku.

Penjambretan bermula saat korban hendak mengisi bensin eceran di Jalan Brigjen Katamso yang hanya berjarak beberapa meter dari Mapolsek Batuaji. Korban tidak sadar dirinya sudah diikuti dua pelaku yang mengendarai sepeda motor matik. Sriatun mengira dua pelaku sedang mengantre untuk mengisi bensin.

Alhasil, dompet yang diletakkannya di bagasi stang bawah motor tiba-tiba disambar pelaku. Setelah itu dua pelaku kabur melintas di depan Mapolsek Batuaji.  "Tadi stiba-tiba pelakunya langsung ambil dompet saya. Pelakunya tadi bawa pisau," ujar Sriatun di Mapolsek Batuaji.

Saat mengejar pelaku, Sriatun berteriak agar warga dan polisi bisa membantunya menangkap pelaku.  Beruntung ada warga yang berinisiatif ikut mengejar hingga pelaku ketakutan dan membuang dompet Sriatun di jalan.

"Dompetnya dapat kembali, jambret buang saat dikejar warga," katanya.

Berdasarkan keterangan warga, selama ini aksi penjambretan di sekitar Mapolsek Batuaji sering terjadi. Salah seorang warga bernama Antonius mengungkapkan sudah empat kali melihat warga dijambret di sana.

"Ngeri juga jambretnya, tidak pandang tempat. Selama ini sudah empat kali warga yang kena jambret di sini," ujar Antonius.

Anggota Polsek Batuaji pun menasihati Sriatun agar tetap berhati-hati saat berkendara. "Lain kali dompetnya disimpan dalam jok motor," ujar anggota Polsek Batuaji kepada Sriatun.

(qlh)
breaking news x