Sangkal Irjen M Iriawan, Kapolda: Dirnarkoba Polda Bali Belum Dicopot!

Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto (kiri) saat konferensi pers di Denpasar (Raiza/Okezone)

Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto (kiri) saat konferensi pers di Denpasar (Raiza/Okezone)

DENPASAR – Mantan Kadiv Propam Mabes Polri yang baru dilantik sebagai Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan mengatakan, Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Franky Haryanto Parapat sudah dicopot dari jabatannya. Namun, Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto membantah hal tersebut.

Menurut Sugeng, Kombes Franky yang kini diduga terjerat kasus pemerasan tersangka narkoba dan pemotongan anggaran DIPA belum dicopot dari Dirnarkoba Polda Bali. Hanya saja jabatannya dinon-aktifkan sementara menyusul statusnya sebagai terperiksa.

"Kalau pencopotan kan pasti ada TR (telegram rahasia) dari (Mabes Polri) Jakarta, itu belum turun," kata Sugeng di Mapolda Bali, Jumat (23/9/2016).

(Baca juga: Irjen M Iriawan: Dirnarkoba Polda Bali Kombes Franky Sudah Dicopot)

Menurutnya Kombes Franky Haryanto Parapat hanya dibebaskan tugaskan sementara. Sebagai pelaksana tugas harian Dirnarkoba Polda Bali kini telah ditunjuk Kombes I Gusti Kadek Budhi Harryarsana yang merupakan Kabidkum Polda Bali.

Sebagaimana diketahui, Kombes Franky kini dikabarkan ditangkap lalu diperiksa Paminal Mabes Polri atas dugaan kasus pemotongan anggaran DIPA 2016 dengan barang bukti uang senilai Rp50juta di brangkas Bensat.

Selain itu, dia juga diduga memeras tujuh tersangka kasus narkoba. Franky diduga meminta uang Rp100 juta kepada pengedar narkoba tersebut. Bahkan seorang warga Belanda yang tersangka narkoba juga dimintai satu buah mobil Fortuner.

(sal)
breaking news x