Mantan Gubernur Aceh Pendaftar Terakhir di Pilkada 2017

Cagub Aceh Abdullah Puteh (dua dari kiri) memberi keterangan pers di Media Center KIP Aceh (Rayful/Okezone)

Cagub Aceh Abdullah Puteh (dua dari kiri) memberi keterangan pers di Media Center KIP Aceh (Rayful/Okezone)

BANDA ACEH - Mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh mendaftarkan diri bersama pasangannya Sayed Mustafa Usab sebagai kontestan Pilkada 2017 di Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Pasangan dari jalur independen ini sekaligus menutup rangkaian pendaftar yang sudah berlangsung selama tiga hari.

Pasangan Abdullah Puteh-Sayed Mustafa yang mengenakan pakaian putih datang bersama sejumlah pendukungnya dan langsung diterima sejumlah komisioner KIP dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh.

Usai mendaftar, Puteh lalu memberikan keterangan kepada media. Ia mengaku terpanggil kembali untuk memimpin Aceh. "Saya ingin menjadi panglima perang dan akan maju paling depan untuk memerangi musuh Aceh, yaitu kemiskinan," kata Abdullah Puteh di ruang media center KIP Aceh, Jumat (23/9/2016).

Puteh sebelumnya pernah dipenjara sejak 2004 hingga 2009 karena tersandung kasus korupsi pengadaan helikopter saat menjadi gubernur Aceh periode 2000-2004. Namun keputusan MK yang menyatakan bahwa narapidana tetap diberikan hak untuk menjadi calon kepala daerah, membuat dirinya mantap bertarung pada Pilkada 2017.

"Kita sebagai warga negara sadar betul hak-hak yang diberikan oleh undang-undang. UU yang dibuat hari ini mau tidak mau harus tidak bertentangan dengan UUD 1945. Akan tetapi Undang-Undang Pemerintahan Aceh masih menyatakan tidak boleh (mantan narapidana menjadi calon kepala daerah setelah masa lima tahun keluar dari penjara)," ungkapnya.

Dengan mendaftarnya Puteh-Sayed Mustafa, maka KIP sudah menerima enam pasangan cagub dan cawagub Aceh 2017-2022. Mereka adalah pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah (jalur parpol), petahana Zaini Abdullah-Nasaruddin (independen) dan Zakaria Saman-T Alaidinsyah (independen).

Hari kedua yang mendaftar adalah pasangan Muzakkir Manaf-TA Khalid dan Tarmizi Karim-Machsalmina yang berasal dari jalur parpol.

(sal)
breaking news x