Targetkan Penjual Online, Polisi Bongkar Praktik Uang Palsu

Ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG – Polsek Semarang Tengah, Jawa Tengah, berhasil mengungkap peredaran uang palsu di Kota Semarang, yang disamarkan dalam transaksi jual beli online. Pelaku menggunakan jejaring sosial facebook untuk memesan handphone dan membayarkan barang pesanannya itu dengan uang palsu.

Adapun proses transaksi antara pelaku dengan penjual telefon dilakukan di suatu tempat yang sudah disepakati bersama. Dalam kasus ini, Polisi menangkap pelaku bernama Ferry Adi Pamungkas (24), warga Batan Timur III, Kelurahan Miroto, Semarang Tengah.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Ifan Hariyat mengatakan, transaksi jual beli dengan uang palsu itu dilakukan di depan mesin ATM, di Jalan Pandanaran Semarang, pada Sabtu 3 September lalu.

"Modusnya, tersangka membeli handpone. Pelaku dan korban ketemuan di jalan, dari perkenalan lewat facebook. pelaku sebelumnya pura-pura masuk ke ATM untuk mengambil uang, setelah berhasil, langsung kabur," kata Ifan dalam gelar perkara, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/9/2016).

Dalam kasus ini , dua pelaku lainnya bernama Sony dan Yudi dinyatakan buron. "Kami sedang memburu dua tersangka lain," ujar Ifan menambahkan.

Sebagai barang bukti, polisi menyita 18 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, satu unit handpone merk Cross, dan satu unit sepeda motor dengan nomor polisi H 5780 PF.

‪"Kami akan jerat pelaku dengan Pasal 36 ayat 3 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, subsider Pasal 245 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal lima belas tahun penjara," tegas Ifan.

(fds)
breaking news x