Menteri PUPR Sebut Banjir Bandang Garut Akibat Kerusakan Vegetasi

Ilustrasi

Ilustrasi

MALANG - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menyebut banjir bandang di Garut disebabkan kerusakan vegetasi di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk.

"Saya kemarin turun langsung ke lapangan bersama Kementerian LHK. Harus ada usaha memperbaiki lingkungan di DAS Cimanuk agar tidak terulang," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam Kongres Sungai Indonesia II di Waduk Selorejo, Malang, Jumat (23/9/2016).

Menurutnya, kondisi DAS kritis sejak 1992 karena rusaknya vegetasi di kawasan DAS. Dia mengatakan, pengelolaan DAS dilakukan secara rutin. Jika ada kerusakan akan dilakukan pemeliharaan dan perawatan secara berkala.

Basuki mengatakan, kondisi waduk dan tanggul di DAS Cimanuk, tak ada masalah. Namun, besarnya debit air yang mengalir mengenai kawasan permukiman di bantaran sungai.

Seperti diketahui, hujan deras sejak Selasa 20 September 2016 malam menyebabkan debit Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri naik secara cepat. Sekira pukul 20.00 WIB, banjir setinggi lutut dan tiga jam selanjutnya ketinggian air naik 1,5 hingga 2 meter.

Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas dalam banjir bandang yang melanda beberapa daerah, seperti Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut tersebut.

(ulu)
breaking news x