Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Garut Bertambah Lagi Jadi 27 Orang

Foto: Antara

Foto: Antara

JAKARTA - Tim SAR Gabungan kembali menemukan jenazah korban banjir bandang di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Hingga pagi ini, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 27 orang.

Dari jumlah itu, sembilan jenazah di antaranya merupakan laki-laki dan sisanya adalah perempuan. Korban paling muda merupakan bayi laki-laki berumur empat bulan, warga Kampung Cimacan.

"Sementara untuk yang hilang masih ada 23 orang," kata Juru Bicara Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor dalam keterangan tertulisnya.

Upaya pencarian korban hilang dilakukan di empat sektor. Sementara alat yang diturunkan dalam upaya pencarian korban hilang yakni seunit helikopter milik Basarnas dan tiga alat berat.

"Heli Basarnas melakukan pencarian dari hulu ke hilir," pungkasnya.

Seperti diberitakan, banjir bandang di Garut disebabkan meluapnya Sungai Cimanuk yang menang dikenal sebagai DAS kritis sejak tahun 1980. Sungai sendiri meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah itu selama berjam-jam.

Selain menelan korban jiwa, ribuan bangunan juga rusak akibat sapuan banjir bandang. Ribuan orang mengungsi akibat bencana alam ini.

(ris)
breaking news x