Tak Naik Kelas, KPAI Akan Mediasi Sekolah & Orangtua Puspita

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Setelah beberapa waktu lalu melakukan pengaduan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menanyakan perkembangan kasus siswa SMAN 4 Bandung, Dvijatma Puspita Rahmani yang tak naik kelas karena mendapat nilai nol di rapor.

Berdasarkan kajian KPAI, ada dugaan sekolah melakukan kesalahan dalam level proses dan teknis.

"Simpulan KPAI ada dugaan kesalahan di level proses dan teknis. Untuk itu, butuh upaya sistemik untuk penanganan kasus ini," ujar Wakil Ketua KPAI, Susanto, ditemui di Gedung KPAI, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

(Baca juga: Ini Solusi bagi Siswa SMAN 4 Bandung yang Tinggal Kelas)

Susanto menyebut KPAI akan melakukan upaya resolutif dengan cara berkunjung langsung ke Bandung. Rencananya, hal itu akan dilaksanakan pada Jumat 30 September 2016.

"Kami akan ke Bandung untuk proses mediasi. Kemudian, memberikan masukan kepada sekolah untuk melakukan perbaikan pelayanan sekolah, baik dalam hal manajemen hingga penilaian kepada siswa," paparnya.

(sus)
breaking news x