Gerebek WNA, Polisi Temukan Jenazah dalam Pendingin

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BANGKOK – Kepolisian Thailand berhasil menangkap lima orang warga negara asing (WNA) dalam penggerebekan di sebuah apartemen di Bangkok. Operasi tersebut sempat diwarnai dengan baku tembak hingga melukai seorang petugas polisi.

Polisi berhasil menyita tiga pucuk senjata, serbuk kristal methamfetamin, beberapa paspor palsu, dan sesosok jenazah yang disimpan dalam lemari pendingin. Ada pun para tersangka terdiri dari tiga orang pria WNA berbahasa Inggris dan sepasang suami istri asal Myanmar.

Identitas ketiga pria berbahasa Inggris itu masih coba dikonfirmasi aparat. Namun, sejumlah media lokal melaporkan, mereka adalah dua orang warga Amerika Serikat (AS) dan satu orang warga Inggris. Polisi berhasil menemukan jenazah seorang pria WNA berambut pirang dalam keadaan terpotong-potong dan disimpan di lemari pendingin.

“Jenazah dipotong dengan benda tajam menjadi enam bagian, ditaruh di dalam plastik berwarna hitam, dan disimpan dalam lemari pendingin di lantai dasar,” ujar Kepala Polisi Bangkok, Sanit Mahathavorn, seperti dimuat The Guardian, Sabtu (24/9/2016).

Kelompok itu diketahui telah menyewa apartemen tersebut selama tiga bulan terakhir. Komandan Polisi Wisata Surachet Hakpan segera mengerahkan anak buahnya untuk menyelidiki kemungkinan kelompok tersebut adalah bagian dari jaringan kriminal internasional.

Lemahnya pengawasan di perbatasan, kebijakan bebas visa, dan aparat penegak hukum yang korup, mau tidak mau membuat Negeri Gajah Putih layaknya surga bagi komplotan kriminal dan buronan asing. Pemerintah junta militer telah berjanji untuk menertibkan para penjahat asing lewat operasi yang dilakukan pihak imigrasi.

(war)
breaking news x