Video Bocah Perempuan Suriah Diselamatkan dari Reruntuhan Bangunan

Tim penyelamat berusaha mengangkat Rawan Alowsh dari reruntuhan bangunan (Foto: Reuters)

Tim penyelamat berusaha mengangkat Rawan Alowsh dari reruntuhan bangunan (Foto: Reuters)

ALEPPO – Militer Suriah kembali menghujani wilayah yang dikuasai pemberontak di Aleppo dengan serangan udara setelah kesepakatan gencatan senjata berakhir. Serangan udara pascagencatan senjata disebut-sebut sebagai serangan terdahsyat dalam beberapa bulan terakhir.

Salah satu momen tragis kembali terekam kamera dalam serangan udara di Aleppo tersebut. Petugas penyelamat berhasil mengeluarkan seorang bocah perempuan bernama Rawan Alowsh dari balik reruntuhan.

Seperti dimuat USA Today, Sabtu (24/9/2016), bocah berusia lima tahun menangis tersedu-sedu saat diangkat dari reruntuhan akibat serangan udara. Rawan Alowsh kehilangan seluruh anggota keluarga yang terdiri dari tiga saudara perempuan dan satu saudara laki-laki serta kedua orangtuanya.

Rusia dituduh sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam serangan udara tersebut. Pesawat tempur milik Negeri Beruang Merah dilaporkan melepas hingga 50 bom di Aleppo. Sedikitnya 45 orang tewas dalam serangan tersebut.

Militer Suriah langsung mengumumkan rencana serangan udara pada Rabu 21 September 2016 siang waktu setempat, beberapa hari usai kesepakatan gencatan senjata berakhir. Keadaan semakin buruk setelah dua inisiator gencatan senjata, Amerika Serikat (AS) dan Rusia, gagal mencapai kata sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata tersebut.

 

(war)
breaking news x