Lima Kali Jadi Kurir Sabu, Maman Akhirnya Ditangkap saat Transaksi

Ilustrasi (Okezone)

Ilustrasi (Okezone)

TANGERANG SELATAN - Setelah lima kali melakoni profesinya sebagai kurir narkoba, langkah Maman Sulaeman (20) harus terhenti setelah petugas berhasil menangkapnya ketika hendak melakukan transaksi di Jalan Pamulang II, Gang Arjuna, Pamulang, Tangerang Selatan.

Polisi sebelumnya mendapat informasi dari warga, bahwa di Jalan Pamulang II kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba. Berdasar ciri dan keterangan yang diperoleh tentang pelakunya, akhirnya Unit Narkoba Polres Tangsel pun melakukan penyelidikan ke lokasi.

Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri menuturkan, saat melakukan penyelidikan muncul seorang pria yang diduga kuat memiliki ciri yang sama dengan data yang dikantongi petugas.

"Setelah diperiksa, polisi menemukan satu paket sabu seberat 0,27 gram di kantung celananya, serta sebuah alat hisap sabu di dalam jok motornya," kata Mansuri, Jumat (23/9/2016).

Menurut pengakuannya, remaja asal Gunung Sindur, Bogor itu telah lima kali menjadi kurir sabu, dengan upah Rp50 ribu setiap satu kali transaksi . Serbuk haram tersebut diperolehnya dari Acoy dan Jo yang keduanya kini masih dalam pengejaran polisi.

"Pelaku sudah lima kali menjadi kurir, rencananya sabu itu akan diantar ke seorang wanita berinisial ML. Pemasoknya berasal dari dua orang pria yang kini masih DPO," pungkasnya.

Atas perbuatannya itu, Maman harus mendekam dalam sel tahanan Mapolres Tangsel. Sementara sejumlah barang bukti turut disita guna dilakukan pengembangan lebih lanjut.

(fas)
breaking news x