Ditabrak Polisi saat Beraksi, Seorang Begal Nyaris Dibakar Warga

MEDAN – Seorang terduga pelaku begal berhasil ditangkap setelah ditabrak Polisi berpakaian preman di depan Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sabtu (24/9/2016) dini hari.

Saat pelaku tengah beraksi bersama tiga rekannya membegal Hotlan Sirait (30), yang hendak pulang ke rumahnya di kawasan Medan Tenggara (Menteng)

Setelah ditangkap, begal tersebut pun langsung dipukuli warga hingga wajahnya babak belur. Sementara tiga rekannya berhasil melarikan diri. Pelaku juga sempat ditelanjangi dan kemaluannya diinjak-injak warga.

Tak hanya dipukuli, seorang warga bernama Sony, yang mengaku kesal dengan maraknya aksi pembegalan di Medan, nyaris membakar pelaku dan sepeda motornya. Namun, upayanya itu berhasil dicegah personel Polsekta Medan Kota, yang tiba dilokasi dan langsung memboyong pelaku ke Mapolsekta Medan Kota.

“Aku kesal bang, sudah dua kali aku jadi korban begal. Untung tak dimatikan tadi dia. Tapi tadi sempat kulihat dia ditelanjangi dan kemaluannya diinjak-injak,”ujar Sony.

Sementara itu korban, Hotlan Sirait mengaku saat kejadian dirinya hendak pulang ke rumahnya di kawasan Menteng. Ketika berada di depan Makam Pahlawan, tiba-tiba empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor, memepet dan memaksanya turun dari sepeda motor.

“Mereka menghunuskan senjata sama saya. Begitu saya turun, pelaku (yang ditangkap) ini memegang pinggang seolah-olah ada pisau di pinggangnya. Dia mengancam akan menikam saya. Saya sempat minta tolong, tapi enggak ada yang datang. Karena tidak melihat pisau di pinggang, Dia lalu saya pukul pakai helm dan saya piting,” tutur Hotlan.

Kasat Reserse Kriminal Polsekta Medan Kota, Martualesi Sitepu membenarkan adanya penangkapan itu. Ia mengaku pria yang menabrak pelaku adalah personel Satuan Sabhara Polresta Medan bernama Bripda Edi Siswanto, yang sedang tidak bertugas namun kebetulan tengah melintas di kawasan tersebut.

“Iya benar. Ini korban masih membuat laporan di kantor kita. Kita juga sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk personel Polisi yang ikut menangkap korban. Pelaku saat ini kita bawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan akibat luka serius yang dialaminya akibat dipukuli warga. Sementara kita masih lidik,”ujar Martualesi.

(fas)
breaking news x