Korban Tewas Banjir Bandang Garut Jadi 30 Orang

JAKARTA - Tim SAR Gabungan kembali menemukan tiga jenazah korban banjir bandang di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Hingga malam ini, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 30 orang.

Dari jumlah itu, sembilan jenazah di antaranya merupakan laki-laki dan sisanya adalah perempuan. Korban paling muda merupakan bayi laki-laki berumur empat bulan, warga Kampung Cimacan.

"Sementara untuk yang hilang masih ada 22 orang," kata Juru Bicara Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/9/2016).

Upaya pencarian korban hilang dilakukan di empat sektor. Sementara alat yang diturunkan dalam upaya pencarian korban hilang yakni seunit helikopter milik Basarnas dan tiga alat berat.

Seperti diberitakan, banjir bandang di Garut disebabkan meluapnya Sungai Cimanuk yang menang dikenal sebagai DAS kritis sejak tahun 1980. Sungai sendiri meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah itu selama berjam-jam.

Selain menelan korban jiwa, ribuan bangunan juga rusak akibat sapuan banjir bandang. Ribuan orang mengungsi akibat bencana alam ini.

(fas)
breaking news x