Uang yang Dibawa Jamaah Haji Indonesia Ternyata Rp6 M Lebih

MAKKAH - Fantastis. Ternyata uang yang dibawa tiga jamaah haji asal Indonesia bernilai lebih dari Rp6 miliar. Sebelumnya, dilaporkan mereka membawa uang Rp2 miliar, pecahan berbagai mata uang yang disembunyikan di dalam pakaian. Kini mereka masih tertahan di Madinah untuk menjelaskan sumber uang tersebut.

Kabid Perlindungan Jamaah Kolonel Jaetul Muchlis, mengatakan uang yang dibawa jamaah kloter SUB 39 Rochmat Kanapi Podo (58), Ansharul Adhim Abdullah (47) dan Sri Wahyuni Rahayu (36) terdiri dari tiga mata uang yakni Euro, Dolar Amerika dan Riyal. Uang tersebut diakui millik Ansharul yang dititipkan ke Rochmat dan Sri secara terpisah.

"Ini masih keterangan sementara dan masih dalam pengembangan pihak Arab Saudi," ujar Jaetul Muchlis.

Adapun rincian uangnya sebagai berikut:

1. Ansharul Adhim Abdullah membawa uang 20 ribu Euro. Bila dikonversi ke dalam rupiah dengan nilai tukar kurs Rp 14.617, maka nilai dalam rupiahnya mencapai Rp 292.335.000.

2. Sri Wahyuni membawa 348 ribu Euro dan 17.000 Riyal. Bila dikonversi ke dalam rupiah dengan kurs Euro yang sama dan per Riyal Rp 3.468, maka nilai totalnya mencapai Rp 5.146 miliar.

3. Rochmat Kanapi Kodo membawa uang USD50.000 dan 10.000 Euro. Bila dikonversi ke rupiah dengan kurs 1 USD= Rp 13.010 dan kurs Euro sama, maka nilai totalnya mencapai Rp 796 juta.

Dengan demikian, total uang yang dibawa ketiganya mencapai Rp 6.235.971.394.

Kepala Daker Bandara Jeddah-Madinah Nurul Badruttamam mengatakan, saat ini proses pemeriksaan terhadap tiga jamaah tersebut masih berlangsung. Ada tiga orang yang mendampingi proses berita acara pemeriksaan terhadap mereka di Haiatuttahqiq Wal Iddi'au al'Am Far'u Manthiqotul Al-Madinah Al Munawwaroh (Badan Investigasi dan penuntutan Umum Wilayah Madinah) yakni, Nurul, penerjemah Shokhari dan pihak Konjen RI di Jeddah Rofik Rakib.

Ketiga jamaah tersebut ditahan pada Senin 3 Oktober 2016 pada pukul 11.30 Waktu Arab Saudi saat akan pulang ke Indonesia.

Duta besar RI untu Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengatakan kejadian ini bermula ketika 3 orang jamaah masuk di pemeriksaan X-Ray Gate Zero Bandara AMAA Madinah.

Mereka dicurigai karena membawa uang banyak dalam pecahan Riyal, dolar Amerika Serikat dan Euro. Kemudian pihak imigrasi meminta keterangan dengan cara membuat berita acara pemeriksaan.

Awalnya polisi menahan Rochmat Kanapi Podo (58), karena membawa uang banyak. Lalu setelah diperiksa, uang itu belakangan diketahui milik Ansharul Adhim Abdullah (47). Ansharul juga menitipkan uang tersebut kepada istrinya, yakni Sri Wahyuni Rahayu (36). (sym)

(erh)
Live Streaming
Logo
breaking news x