Penjemputan Ratusan Jamaah Haji di Jombang Ricuh

Keluarga Berdesakan saat Jemuput Saudaranya yang Pulang Haji (Foto: Zen/Okezone)

Keluarga Berdesakan saat Jemuput Saudaranya yang Pulang Haji (Foto: Zen/Okezone)

JOMBANG - Ratusan keluarga jamaah haji berdesakan di pintu gerbang kantor Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kericuhan itu terjadi saat keluarga menyambut rombongan haji kelompok terbang (Kloter) 40, 41, dan 42 yang tiba sekira pukul 13.30 WIB, Rabu (5/10/2016).

Mereka berusaha untuk masuk ke dalam pendopo Kabupaten Jombang. Namun, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat kepolisian melarang warga dengan menutup pintu gerbang.

Praktis aksi saling dorong pun tak terelakkan. Beberapa perempuan berteriak kesakitan karena terjepit diantara kerumunan warga yang sudah tak sabar untuk bertemu keluarga yang baru tiba dari Tanah Suci.

"Tolong dibuka gerbangnya, ini ada perempuan yang terjepit," teriak salah seorang warga.

Adu mulut antara keluarga jamaah haji dan petugas pun tak terhindarkan. Kendati demikian, petugas tetap tak bergeming dan tetap menutup pintu gerbang.

Sementara itu, kedatangan ratusan jamaah haji tersebut diterima langsung Wakil Bupati (Wabup) Jombang Mundjidah Wahab.

Menurutnya, dari 967 jamaah satu diantaranya meninggal dunia. "Untuk yang kembali hari ini hanya 964 jamaah, satu meninggal dunia saat di Madinah. Sedangkan dua jamaah lainnya saat ini sedang menjalani perawatan karena sakit," ungkapnya.

Putri KH Wahab Chasbullah ini meminta kepada keluarga jamaah haji yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Madinah itu untuk tidak khawatir. Sebab, pemkab sudah melakukan komunikasi dengan Kementrian Agama (Kemenag) Jombang terkait pemulangan kedua jamaah tersebut.

"Kami pastikan sudah diatur segala sesuatunya untuk kepulangan dua jamaah itu. Jika sudah mendapat rekomendasi dari dokter, nanti kepulangannya akan dibarengkan dengan kloter lain Jawa Timur. Jadi tidak perlu khawatir," tandasnya.

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x