facebook pixel

Mobil Otonom Diprediksi Ancam Penurunan Penumpang Kereta

Ilustrasi mobil otonom (Otoruyasi)

Ilustrasi mobil otonom (Otoruyasi)

BOSTON – Pengembangan teknologi mobil tanpa sopir (otonom) yang banyak dilakukan produsen automotif, diprediksi mengancam penurunan penumpang kereta sebesar 40 persen.

Berdasarkan laporan Boston Consulting Group (BCG), di masa depan jumlah penumpang kereta  akan mengalami penurunan drastis. Seluruh penumpangnya akan beralih menggunakan kendaraan otonom.

Bahkan, diprediksi terus menurunnya jumlah penumpang kereta akan membuat biaya operasional perusahaan kereta semakin tinggi yang akibatkan kenaikan harga tiket.

Kemudian berdasarkan analisis BCG, seperti dikutip dari Motorauthority, Senin (17/10/2016), terjadinya penurunan penumpang sebesar 20 persen akan mengakibatkan kerugian 10 persen bagi perusahaan kereta.

Kondisi inilah yang membuat banyak penumpang kereta api mempertimbangkan biaya murah saat menggunakan mobil otonom. Di samping itu, mobil otonom juga menawarkan kenyamanan tanpa peran pengemudi secara langsung.

Mobil otonom pun diprediksi akan terus menjamur di masyarakat yang tinggal di beberapa wilayah penyangga Kota Boston, namun aktivitas hariannya di kota.

(ton)