facebook pixel

Mobil Otonom Meluncur, Diprediksi Polantas Kehilangan Pekerjaan

Ilustrasi mobil polisi Australia (foto: Motoring)

Ilustrasi mobil polisi Australia (foto: Motoring)

SYDNEY – Sebuah lembaga survei Pemerintah Australia National Transport Commission (NTC) baru-baru ini mengungkap hadirnya mobil otonom di masa depan. Mobil tersebut akan berdampak pada profesi polisi lalu lintas (polantas) yang tidak lagi bisa menjalankan tugasnya.

Mengingat teknologi yang digunakan mobil otonom sudah mengaplikasi berbagai macam teknologi yang juga memungkinkan setiap pengendara yang melakukan pelanggaran bisa diketahui melalui sistem pemantauan secara online.

Rencana mobil otonom juga akan memiliki sensor dan detektor yang mampu membaca kondisi pengendara, dan mengetahui jika kendaraan melanggar batas kecepatan maupun rambu jalan raya. Demikian seperti dikutip dari Motoring, Selasa (18/10/2016).

Semua jenis pelanggaran tersebut nantinya akan masuk dalam laporan sistem yang dimiliki aparat penegak hukum. Surat pelanggaran juga nantinya akan dikirmkan langsung melalui surat elektronik.

Dengan demikian, di masa mendatang peran penegak hukum seperti Polisi Lalu Lintas sudah tak lagi memiliki peran penuh. Bahkan profesi tersebut sudah tak lagi digunakan untuk menindak para pengemudi jalan raya.

Meski demikian, NTC mengungkap perubahan kondisi tersebut kabarnya baru akan terjadi pada 2040.

(ton)