Mahasiswa Lampung Ciptakan Aplikasi Pencari Lokasi Bengkel

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

BANDARLAMPUNG - Terinspirasi kejadian ban kendaraan bocor atau mogok mendadak sehingga informasi keberadaan bengkel sangat dibutuhkan, mendorong Hendry Ari Wibowo, salah satu mahasiswa IBI Darmajaya Lampung, merancang Sistem Informasi Geografis Lokasi Bengkel Ban (Sigban).

"Banyak pengendara yang kurang mengetahui lokasi bengkel atau tambal ban di wilayah sekitarnya, sehingga aplikasi Sigban ini diharapkan dapat membantu," katanya di Bandarlampung, baru-baru ini.

Menurutnya, aplikasi itu bisa diakses melalui smartphone android. Hendry menyatakan aplikasi tersebut adalah penelitian yang dilakukannya sebagai skripsi pada Jurusan Teknik Informatika di bawah arahan dosen pembimbing M Said Hasibuan MKom.

"Aplikasi ini bermanfaat bagi pengendara untuk mengetahui lokasi bengkel dan tambal ban di Kota Bandarlampung. Sigban mampu memberikan informasi lokasi bengkel dan tambal ban terdekat pada saat pengguna memiliki masalah dengan kendaraan mereka," ujarnya pula.

Ia memaparkan, ketika menggunakan aplikasi ini, pengguna harus terlebih dahulu mengaktifkan GPS (Global Positioning System) pada smartphone android yang dipakai. Lalu, masuk ke halaman utama dan log in menggunakan alamat email. Kemudian pilih menu peta yang akan muncul posisi bengkel terdekat.

"Pada halaman detail bengkel memuat informasi nama bengkel, layanan yang tersedia, harga jasa dan produk. Tak hanya itu, pelanggan juga dapat memberikan rating dan komentar terhadap kepuasan pelayanan. Rating dan komentar tersebut dapat dijadikan indikator konsumen memilih bengkel terbaik," ujarnya pula.

Hendry merancang aplikasi ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak System Development Life Cycle model Waterfall, dan UML (Unified Modelling Language). Untuk menggambarkan aliran data sistem menggunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, Squence Diagram dan Class Diagram.

Dosen pembimbingnya, M Said Hasibuan MKom mengatakan, aplikasi Sigban cukup aplikatif dan mudah digunakan masyarakat khususnya pengendara.

Menurutnya, aplikasi ini bisa dikembangkan lagi dengan mengintegrasikan program dengan Facebook Social Plugin, sehingga pengunjung bisa log in menggunakan akun facebook dan komentar yang diberikan tentang layanan bengkel bisa terposting pada timeline Facebook user untuk menarik minat pengunjung lainnya.

(sus)
breaking news x