facebook pixel

Teknologi Otonom Tesla Dikecam Pemerintah Jerman

Ilustrasi mobil otonom Tesla (foto: Leftlanenews)

Ilustrasi mobil otonom Tesla (foto: Leftlanenews)

BERLIN - Pemerintah Jerman melalui Federal Transport Motor Authority (KBA) melarang produsen Telsa untuk menghentikan penggunaan nama ‘autopilot’ yang terdapat pada mobil listriknya.

Melalui surat resminya, KBA menegaskan penggunaan nama ‘autopilot’ dikhawatirkan disalahartikan oleh para pemilik kendaraan. Sebab, autopilot bisa diartikan memiliki sistem otonom penuh, sedangkan Tesla hanya menawarkan teknologi semiotonom. Demikian seperti dikutip dari Leftlanenews, Selasa (18/10/2016).

Selain itu, KBA juga mempermasalahkan nama tersebut karena sudah digunakan di dunia penerbangan dan tidak boleh digunakan dalam peraturan berkendara dengan mobil.

Tuntutan yang sama juga dilakukan Germany's Federal Highway Research Institute yang mengklaim sistem autopilot Tesla dianggap bisa membahayakan pengemudi dan penumpang di jalan raya.

Disebutkan bahwa radar pada sistem autopilot Tesla bekerja tidak sempurna dan bisa mengakibatkan kendaraan mengarah bukan pada jalurnya. Kondisi tersebut bisa terjadi saat mobil sedang berjalan dengan kecepatan tinggi.

(ton)