facebook pixel

Mesin Kapasitas Kecil Justru Hasilkan Polusi Tinggi

Mesin tiga silinder (foto: Autoevolution)

Mesin tiga silinder (foto: Autoevolution)

PARIS - Tiga produsen automotif, Renault, General Motors dan Volkswagen akan menghentikan produksi mobil dengan kapasitas mesin kecil. Berdasarkan penelitian seperti dikutip dari Reuters, mesin tiga silinder menghasilkan kadar emisi lebih tinggi.

"Teknik yang kami telah digunakan untuk mengurangi kapasitas mesin tidak akan lagi memungkinkan kami untuk memenuhi standar emisi," ujar head of powertrain at Nissan-Renault, Alain Raposo.

Beberapa produsen mobil mengembangkan mesin kapasitas kecil sebagai pengembangan untuk meningkatkan kebutuhan efisiensi bahan bakar mesin. Untuk mensiasati tenaga tambahan, banyak produsen menggunakan perangkat turbocharged. Secara teknis mesin kapasitas kecil menjadi solusi untuk mobil bertenaga besar yang irit bahan bakar.

Sayangnya pengembangan mesin kecil tersebut, berdampak pada kadar emisi yang dihasilkan. Salah satunya mesin 900 Cc milik Renault yang menghasilkan kadar emisi besar, secara teknis untuk menghindari overheating produsen Prancis ini menyuntikkan bahan bakar lebih yang mengakibatkan hidrokarbon, partikel halus dan karbon monoksida tidak terbakar sempurna.

Dari laporan tersebut, beberapa produsen seperti Volkswagen mengungkap mulai akan melakukan peningkatan kapasitas mesin kecilnya hingga tiga tahun kedepan. Seperti menggantikan mesin 1.2 liter ditingkatkan menjadi 1.5 liter. Selain itu VW juga akan mengganti mesin 1.4 liter diesel tiga silinder, dengan mesin 1.6 liter.

Di masa depan, mesin kapasitas kecil yang kini sudah tidak menjadi solusi untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar dan tetap bertenaga besar. Sepertinya banyak produsen automotif yang akan mempercepat peluncuran mobil bertenaga listrik dan hybrid.

(ton)
​