facebook pixel

Rahasia Renault Bertahan di Indonesia meski Penjualannya Minim

Merek mobil Renault tetap percaya diri mampu bertahan di pasar automotif Tanah Air (Ilustrasi: Reuters)

Merek mobil Renault tetap percaya diri mampu bertahan di pasar automotif Tanah Air (Ilustrasi: Reuters)

JAKARTA - Agen pemegang merek (APM) kendaraan mulai berguguran di tahun ini. Setelah PT Ford Motor Indonesia mengumunkan hengkang, kini PT Mazda Motor Indonesia (MMI) selaku APM mobil Mazda di Indonesia mengalihkan bisnis ke PT Eurokars Motor Indonesia (EMI).

Kondisi yang kian berat, menurut Ario Soerjo, head of sales and marketing division PT Auto Euro Indonesia selaku APM mobil Renault tak menyurutkan niat merek Prancis itu untuk terus memasarkan produk di Indonesia. Ini lantaran Renault didukung oleh strategi bisnis global aliansi Nissan-Renault.

"Yang mungkin belum banyak orang yang tahu adalah (kami) memiliki aliansi. Jadi Renault memanfaatkan aliansi, kerjasama dengan Nissan. Makanya kami lihat ada celah," ujar Ario di Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Celah yang dimaksud adalah memasukkan produk yang dibangun menggunakan platform mobil Nissan, seperti produk yang baru diluncurkan, yakni SUV new Koleos dan mini crossover Kwid. Dengan adanya kerjasama tersebut, pabrikan Renault tak perlu repot dalam mengembangkan produk baru.

Ario menambahkan, untuk menjual produk Renault di Indonesia pihaknya juga diuntungkan karena memproduksi mobil di negara yang masuk dalam program free trade agreement (FTA) atau perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia.

"Kalau saya boleh ngomong, merek lain punya pabrik di Thailand saja, tapi Renault punya di Korea dan India. Itu semua ada FTA-nya. Jadi kalau (merek mobil) yang lain enggak berani, Renault tetap berani, tetap pede (percaya diri)," tukas dia.

Saat ini Renault menjual beberapa model kendaraan di Indonesia, yakni Megane RS, Duster 4x2, Duster 4x4, Captur, Clio RS, Koleos, dan pendatang baru Kwid.

Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan Renault dari Januari-September 2016 sebanyak 93 unit. Penjualan unit terbanyak disumbang oleh model Duster 1,5 MT yang mencapai 85 unit.

(ton)
​