Boko Haram Klaim 100 Gadis Chibok Menolak Dibebaskan

Gadis Chibok menolak dibebaskan (Foto: Independent)

Gadis Chibok menolak dibebaskan (Foto: Independent)

ABUJA – Pemimpin kelompok militan Boko Haram mengklaim bahwa lebih dari 100 gadis Chibok di Nigeria yang mereka tahan menolak untuk dibebaskan. Penolakan itu karena otak mereka sudah “dicuci” sehingga menjadi radikal ataupun merasa malu dengan keadaan yang mereka alami saat ini.

Padahal, pada pekan lalu, suasana gembira menghiasi Ibu Kota Abuja setelah 21 gadis Chibok dibebaskan oleh kelompok militan Boko Haram. Pembebasan ini merupakan negosiasi pertama yang sukses dilakukan antara Pemerintah Nigeria dan militan Boko Haram. Negosiasi antara kedua belah pihak dimediasi oleh Pemerintah Swiss.

Meski usaha negosiasi yang difasilitasi Swiss telah membuahkan hasil dan Boko Haram bersedia untuk melakukan negosiasi kembali, kabar mengejutkan datang dari Ketua Asosiasi Pembangunan Chibok, Pogu Bitrus. Ia menyebutkan bahwa lebih dari 100 gadis yang masih ditahan Boko Haram tidak bersedia dikembalikan ke rumah tempat asal mereka. Demikian sebagaimana dilansir Independent, Rabu (19/10/2016).

Terkait 21 gadis Chibok yang telah dibebaskan pada pekan lalu, Bitrus mengatakan mereka akan diberikan pendidikan terlebih dahulu di luar negeri. Sebab, di Nigeria mereka mendapat stigma negatif dari masyarakat. Pada pekan ini, 21 gadis Chibok tersebut juga dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari.  

“Kami ingin mereka (gadis Chibok) dijauhkan dahulu dari masyarakat dan negara ini (Nigeria) karena stigma (negatif) akan mempengaruhi kehidupan mereka,” pungkas Bitrus.

(FIK)
breaking news x