Pemberontak Suriah Tolak Tinggalkan Aleppo

Foto militan pemberontak Suriah di Aleppo (Foto: AFP)

Foto militan pemberontak Suriah di Aleppo (Foto: AFP)

ALEPPO – Kelompok pemberontak rezim Presiden Suriah Bassar al Assad menyatakan menolak keluar dari Aleppo usai militer Suriah dan Rusia menghentikan sementara serangan udara di kota tersebut. Penolakan ini semakin membuat banyak pihak khawatir keadaan di Aleppo tidak akan berubah.

Penghentian serangan udara ini diumumkan oleh Rusia pada Selasa 18 Oktober 2016. Rusia menyatakan pasukannya serta militer Pemerintah Suriah akan menghentikan serangan udara mereka atas alasan ‘kemanusiaan’.

Sebelum pengumuman ini dikeluarkan, dilaporkan militer Suriah sempat melancarkan serangan udara yang intensif ke wilayah Aleppo sehingga menyebabkan jatuhnya korban. Walaupun serangan udara dihentikan sementara, kontak senjata di darat masih terus terjadi antara pemberontak dengan militer Suriah.

Sebagaimana dikutip dari NHK, Rabu (19/10/2016) juru bicara pemberontak di Aleppo menegaskan, mereka tidak percaya dengan pengumuman Rusia mengingat janji-janji yang dilontarkan oleh pihak pemerintah selalu tidak ditepati. Juru bicara itu menyebut, pasukannya tetap tidak akan meninggalkan Aleppo.

Walaupun serangan udara dihentikan, pejabat PBB di Jenewa menyatakan mereka membutuhkan jaminan bahwa semua pihak akan menghentikan kontak senjata sebelum mereka masuk ke Aleppo untuk membawa bantuan kemanusiaan.

(emj)
breaking news x