Terkait Peretasan di AS, Polisi Ceko Ciduk Warga Rusia

Foto ilustrasi (Foto: Alamy)

Foto ilustrasi (Foto: Alamy)

PRAHA – Polisi di Republik Ceko mengklaim telah menangkap seorang pria Rusia yang selama ini dikaitkan dengan sejumlah peretasan yang terjadi di Amerika Serikat (AS). Hal ini merupakan penangkapan yang pertama usai AS menuduh Rusia terlibat dalam serangan siber.

Sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (19/10/2016) pada laman Kepolisian Ceko disebut penangkapan ini merupakan buah hasil kerjasama antara otoritas keamanan Ceko dengan FBI (Federal Bureau of Investigation). Pada laman tersebut juga ditulis pria asal Negeri Beruang Merah itu sudah masuk ke dalam ‘Red Notice’ dari Interpol.

Sebagai informasi, Red Notice atau peringatan merah dijatuhkan kepada buronan yang dicari oleh Interpol dan jika ditangkap maka ia akan dihadapkan dengan ekstradisi atau dijatuhi hukuman yang setimpal dengan hukum yang berlaku di negara yang menjadi lokasi kejahatan dari buronan tersebut.

Dilaporkan, warga Rusia itu ditahan ketika ia berada di suatu hotel yang berlokasi di Praha. Polisi menyatakan pria itu sempat pingsan dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit. Pengadilan Ceko nantinya akan memutuskan apakah pria itu akan diekstradisi atau tidak.

Penangkapan ini terjadi usai AS menuduh secara gamblang bahwa Rusia terlibat dalam sejumlah peretasan yang melibatkan Komite Nasional Partai Demokrat. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin membantah hal itu dan menegaskan aksi peretasan merupakan sebuah skandal yang bukan menjadi bagian dari kepentingan Negeri Beruang Merah.

(emj)
breaking news x