Musnahkan 11,4 Kg Sabu, Polri Buru Otak Sindikat Narkoba China-Indonesia

Mabes Polri saat pemusnahan barang bukti narkoba. (Foto: Puteranegara/Okezone)

Mabes Polri saat pemusnahan barang bukti narkoba. (Foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Usai melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 11,4 kilogram asal jaringan internasional China berinisial LZ dan CR. Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Mabes Polri terus memburu otak dari sindikat ini.

"Kami terus melakukan pengembangan untuk memburu siapa dalang dari jaringan ini yang berasal dari China dan untuk di Indonesia-nya sendiri," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Kasubdit I, Kombes Agung Prasetyoko, saat pemusnahan narkoba di kantor Dittipid Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (19/10/2016).

Hal ini dilakukan lantaran peredaran narkoba ke Indonesia oleh sindikat ini lewat tabung air yang dikirim lewat paket ekspedisi. Polisi akan mendalami pengirim utama dan penerima paket-paket barang haram ini.

"Mereka sudah mengirimkan empat kali. Dan ini adalah pengiriman ke tiga dan empat. Namun dipengiriman terakhir inilah tertangkap," ujar Agung.

Guna memburu bandar besar jaringan internasional, polisi tidak segan bekerjasama dengan pihak aparat luar negeri.

"Pengembangannya saat ini masih pengerjaan dengan Kominter. Masih mengejar sindikat internasional dan dalam negerinya," ucap Agung.

Selain itu, Agung menegaskan, jaringan internasional ini tidak ada sangkut pautnya dengan kelompok terpidana mati Freddy Budiman (FB). "Putus hubungan dengan FB, namun kita tetap kembangkan," imbuhnya.

Untuk saat ini, LZ dan CR dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 2 UU Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika subsider Pasal 113 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 2 UU Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Barang bukti dari kedua pelaku itu pun sudah dimusnahkan oleh polisi dengan cara memasukkan sabu ke dalam air panas yang dicampurkan garam, setelah sebelumnya dilakukan uji laboratorium untuk memastikan barang tersebut asli.

(qlh)
breaking news x