Fraksi Gerindra Minta Pemerintah Segera Serahkan Naskah RUU Pemilu

JAKARTA - Fraksi Partai Gerindra meminta pemerintah, melalui Kementerian Dalam Negeri untuk segera menyerahkan naskah RUU Pemilu ke DPR RI untuk segera dibahas.

Ketua Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan Pemilu merupakan bagian penting dari demokrasi. Hal tersebut sebagai upaya mewujudkan proses pemilu yang baik dengan membuat landasan hukum melalui UU Pemilu.

"Pemilu itu kan penting bagi kehidupan demokrasi, rohnya demokrasi kan di pemilu itu. Tapi sampai sekarang draft itu masih ngalor ngidul ngetan ngulon, janjinya minggu ini, bulan ini tapi sampe sekarang mau reses belum juga diajuin," ujar Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).

Dikatakan Muzani pembahasan RUU Pemilu biasanya memakan waktu yang lama. Waktu yang dibutuhkan biasanya intensif dilakukan selama enam bulan tetapi bisa juga mundur karena alotnya pembahasan.

Muzani menambahkan tahapan awal Pemilu biasanya harus sudah dilakukan dua tahun sebelum pelaksaan Pemilu. Artinya untuk Pemilu 2019, tahapan awal Pemilu sudah harus dilaksanakan pada 2017.

"2017 harus sudah selesai (pembahasan RUU Pemilu). Harusnya saat ini sudah ada pembahasan awal," paparnya.

Bila tak juga menyerahkan draf RUU Pemilu, Muzani mengkhawatirkan buruknya kualitas UU Pemilu lantaran waktu pembahasan yang sangat sempit.

"Makin pendek waktu berpengaruh ke kualitas demokrasi. Kita dapat kritikan tajam, parpol sebagai organisasi induk yang melahirkan calon pemimpin negara harus sehat. Kalau mendadak kan apa adanya hasilnya," tukasnya. (sym)

(fds)
breaking news x