BNN Jerat Pemilik 100 Ribu Ekstasi dengan Hukuman Mati

MEDAN - Dua pengedar narkoba jaringan internasional yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kota Medan terancam hukuman mati.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN Pusat, Irjen Arman Depari mengungkapkan, dua bandar narkoba tersebut yakni Abdul Manan (51) warga Aceh Tamiang, Irwan (33) warga Aceh Tamiang.

"Para bandar narkoba kita jerat dengan pasal tentang darurat narkoba dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup," jelas Irjen Arman Depari saat memaparkan hasil tangkapan di lokasi kejadian, Jalan TB Simatupang Medan, Rabu 19 Oktober 2016.

Arman memaparkan, kedua tersangka bersama barang bukti narkoba akan di bawa ke Jakarta untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Adapun total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 100 ribu butir pil ekstasi, 50 ribu butir pil Happy Five, dan sabu sebanyak 38 kilogram serta uang tunai Rp12 juta.

"Semuanya ditemukan dalam mobil tersangka. Mereka ini merupakan bagian dari sindikat yang beberapa kali kita tangkap di Medan beberapa waktu lalu," pungkas Irjen Arman.

Seperti diketahui, seorang dari tiga tersangka berinisial Jum tewas ditembak petugas didepan Kompleks Perumahan Imperium, Jalan TB Simatupang, Kota Medan, Sumatera Utara pada Selasa 18 Oktober 2016, malam. (sym)

(fds)
breaking news x