Jadi Tersangka, Eks Petinggi Ditjen Dukcapil Kemendagri Ditahan di Rutan KPK

JAKARTA - Mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugiharto resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah disidik selama 2,5 tahun ia akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Sugiharto pun langsung ditahan di Rutan Guntur Pomdam Jaya. Dirinya ditahan selama 20 hari kedepan.

"Ditahan untuk kepentingan penyidikan," ujar Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Rabu (19/10/2016).

Sementara Kuasa hukum Sugiharto, Soesilo Aribowo mengaku keberatan atas keputusan KPK untuk menahan kliennya. Terlebih lagi, Sugiharto sedang mengalami sakit di bagian otak.

"Secara manusiawi kami keberatan dengan penahanan ini tapi dari Pak Sugiharto sendiri menginginkan kasus ini cepat selesai," kata Soesilo di gedung KPK.

Soesilo menambahkan bahwa KPK bertanggung jawab untuk memberikan perawatan dan pemeriksaan medis secara berkala terhadap Sugiharto selama menjalani penahanan.‎

"Sudah diperiksa dokter KPK, prinsipnya sudah tanya seluruh penyakit. Tentu mereka akan memberikan harapan, dan kami juga akan beri perawatan bagi Pak Sugiharto selama ditahan," imbuhnya.

Dikatakan Soesilo, sekira tiga bulan lalu atau sebelum jatuh sakit, Sugiharto menjalani pemeriksaan KPK.‎ Ketika itu, kata Soesilo, mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri sempat membeberkan sejumlah hal kepada penyidik.

"Tiga bulan lalu fisiknya sangat sehat dan memori kuat ingat segala sesuatu. Pemeriksaan itu banyak dilakukan sebelum sakit. Waktu itu penyidik sudah dapat banyak info. Jadi ini pemeriksana tersangka untuk ke 11 kalinya, dan kemudian ditahan," terangnya.

Adapun Soesilo berharap KPK dapat membantu dan memantau kesehatan kleinnya itu. "Pada prinsipnya sudah tanyakan seluruh penyakitnya tentu dengan segala pengalaman dokter sudah paham. Ini harapan kita juga untuk memberi perawatan kepada Pak Sugiharto selama ditahan," pungkasnya. (sym)

(fds)
breaking news x