Ahok-Djarot Resmi Cuti Kampanye pada Pilgub DKI

Ahok-Djarot saat mendaftar ke KPU DKI (Foto: Antara)

Ahok-Djarot saat mendaftar ke KPU DKI (Foto: Antara)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan wakilnya Djarot Syaiful Hidayat sudah mengajukan cuti kampanye pada gelaran Pilgub 2017.

Hal ini dibernarkan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Sumarsono. Ia mengatakan, Ahok dan Djarot mengajukan cuti pada Selasa 11 Oktober 2016. Surat izin itu pun, sudah diterbitkan.

"Betul sekali, Ahok-Djarot sudah ajukan cuti dan bahkan sekarang sudah terbit izin cutinya," ujar Sumarsono saat dihubungi, Rabu (19/10/2016).

Sumarsono melanjutkan, meski surat cuti Ahok-Djarot sudah terbit namun belum diambil oleh yang bersangkutan. Setelah itu, surat tersebut harus disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta sebagai persyaratan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.

Hal tersebut tertuang dalam PKPU Nomor 12 Tahun 2016 tentang Kampanye Pilkada, yang menyebutkan, surat keterangan cuti dari Kemendagri harus diserahkan ke KPUD masing-masing daerah paling lambat satu hari sebelum kampanye Pilkada dimulai.

"Jadi formal saja, bisa diambil oleh stafnya. Sudah urusan administrasi rutin sama kurir juga boleh, untuk digunakan persyaratan ke KPU," kata dia.

Ia menambahkan, dengan diterbitkannya surat izin cuti tersebut, maka Ahok dan Djarot resmi tidak aktif sementara waktu sejak Jumat, 28 Oktober 2016 bersamaan dengan dimulainya masa kampanye Pilkada.

"Maka cuti akan otomatis berlaku pada hari pertama kampanye Pilkada 2017 yang jatuh pada Jumat 28 Oktober mendatang," tukas Sumarsono.

(aky)
breaking news x