Buruh Tidak Akan Tinggalkan Lokasi Sebelum Ada Keputusan Rp3,8 Juta

Ilustrasi Okezone

Ilustrasi Okezone

JAKARTA – Ratusan buruh yang melakukan demonstrasi di depan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI Jakarta mengancam tidak akan meninggalkan lokasi sebelum Sidang Dewan Pengupahan‎ menetapkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp3,8 juta.

"Ingat kawan-kawan, kita tidak akan meninggalkan tempat ini sebelum ada keputusan Rp3,8 juta," ujar orator di atas mobil komando, di depan Patung Tani Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).

Meski akan memasuki waktu magrib, ratusan buruh masih belum beranjak dari lokasi demonstrasi.

Orator pun mengingatkan kepada seluruh demonstran agar tetap semangat dan tidak berputus asa untuk memperjuangkan ‎kenaikan UMP Rp3,8 juta."Kita akan tunggu semua yang ada di dalam sidang untuk keluar dan menyampaikan kepada kami upah akan naik," ungkap orator.

Sebelumnya, ratusan massa buruh menggelar demonstrasi untuk menuntut kenaikan UMP sebesar Rp3,8 juta dari awalnya Rp3,1 juta. Kenaikan tersebut dirasa oleh buruh sangat rasional karena didasari kajian yang ilmiah.

"Angka itu bukan berdasar asumsi tetapi hasil survei di lapangan atas harga-harga yang ada di pasar tradisional‎ untuk kebutuhan buruh," ungkap orator.

Ratusan buruh sampai saat ini masih melakukan orasi. Namun, ketika magrib massa berjanji akan berdemonstrasi tidak menggunakan pengeras suara.

(ulu)
  • techno user null
    null • 2bulan lalu
    Polisi + keamanan lain kompak MEMBLOKADE area biar pendemo gak bisa keluar sekalian.. lama2 MAMPUS KELAPERAN !!! He he he....
    Beri Tanggapan
breaking news x