Bawaslu: Petahana Wajib Cuti Kampanye!

Pilkada (Foto: Ilustrasi)

Pilkada (Foto: Ilustrasi)

 

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan bahwa calon petahana yang ikut serta dalam Pilkada Serentak 2017 wajib cuti ketika dimulainya masa kampanye pada 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017.

‪Seperti yang diketahui salah satu petahana yang kembali maju mencalonkan diri adalah Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Itu petahana wajib cuti, pada saat selama masa kampanye, jika Ahok ditetapkan dia harus cuti di luar tanggungan negara," kata Komisioner Bawaslu, Nelson Simanjutak usai diskusi bertajuk 'Pilkada Lancar Demokrasi Bersinar' di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016). ‬

‪Dia menegaskan, setiap petahana wajib mengambil cuti kampanye meski proses gugatan Undang-Undang Pilkada di Mahkamah Konstitusi(MK) yang diajukan Ahok tengah berjalan. Sehingga, Ahok yang diusung Golkar, NasDem, Hanura dan PDIP itu wajib mengikuti aturan KPU yang menyatakan petahana harus cuti.‬

Bila nantinya MK mengabulkan gugatan materi Undang-Undang Pilkada yang dilayangkan Ahok, maka Undang-Undang Pilkada terkait cuti kampanye tidak memiliki kekuatan hukum.‬

Diketahui, Ahok mengajukan uji materi UU Pilkada karena beralasan tetap ingin bekerja dan mengawasi pembahasan APBD bersama DPRD DKI bersamaan di waktu masa kampanye bergulir.‬ ‪

Ia mengajukan uji materi Pasal 70 (3) UU Pilkada yang mengatur ketentuan cuti bagi petahana. Menurut aturan yang ada dalam UU saat ini, petahana wajib cuti selama masa kampanye atau sekira empat bulan.

(Ari)
  • techno user Purbo
    Purbo • 2bulan lalu
    Ya semestiknya lah cuti, keenakan petahana kalau dalam masa kampanye masih dapat gaji dan fasilitas milik rakyat. Tidak cukupkah waktu selama menjabat sebagai Gubernur/Bupati/Walikota? Cuti kan kira-kira cuma 4 bulan?
    Beri Tanggapan
breaking news x