Rumah Dinas Wali Kota Surabaya Diancam Teror Bom

Ilustrasi Okezone

Ilustrasi Okezone

SURABAYA – Rumah Dinas Wali Kota Surabaya yang berlokasi di Jalan Walikota Mustajab Nomor 61 Kecamatan Genteng, Surabaya, mendapat ancaman teror bom dari seseorang yang tidak dikenal mengaku bernama Helmi.

Ancaman teror tersebut dilakukan melalui sambungan telepon yang diterima oleh staf piket bagian umum dan protokol Pemerintah Kota Surabaya, Riaman. Ia mengaku mendapat telepon saat sedang piket di pos jaga rumah dinas Wali Kota Surabaya.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, membenarkan adanya ancaman teror tersebut. Menurutnya ancaman itu diterima pada pukul 15.23 WIB dari seorang bernama Helmi dengan nomor ponsel 081554032xxx.

”Ancaman teror bom tersebut diterima petugas di kediaman wali kota pada pukul 15.23 WIB. Pelakunya mengaku bernama Helmi,” ungkap Lily, Rabu (19/10/2016).

Dalam pembicaraan melalui sambungan telepon, pria itu mengancam akan meledakkan rumah dinas Wali Kota Surabaya dan Gedung Pemerintah Kota Surabaya jika dalam 3 hari, lokalisasi Dolly tidak dibuka.

”Pembicaraan ditelepon mengancam bahwa apabila Pemkot Surabaya tidak membuka lagi Lokalisasi Dolly, maka dalam waktu 3 hari Rumah Dinas Walikota dan Gedung Pemerintah Kota Surabaya akan diledakkan,” tambahnya.

(ulu)
breaking news x