Hary Tanoe: Kesenian Jaranan Warisan Budaya Bangsa

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat foto bersama seniman jaranan Kediri (Foto: Zen/Okezone)

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat foto bersama seniman jaranan Kediri (Foto: Zen/Okezone)

KEDIRI - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo, dinobatkan sebagai Dewan Kehormatan Grup Kesenian Jaranan se-Kediri Raya, Rabu (19/10/2016).

Pria yang akrab disapa Hary Tanoe ini mengatakan, selama ini dirinya tak pernah tahu adanya kesenian jaranan. Menurutnya, kesenian asli Kabupaten Kediri belum diekspose sehingga kurang diketahui khalayak.

"Sejak saya kecil, yang saya tahu itu cuma Reog Ponorogo, saya tidak pernah tahu yang namanya jaranan seperti ini," ungkap Hary Tanoe dihadapan ribuan warga Kediri, Rabu (19/10/2016).

Maka itu, menurut pria kelahiran Surabaya ini, sudah seharusnya kesenian jaranan ini diangkat dan dikenalkan kepada seluruh masyarakat luas. Sehingga, budaya ini tetap bisa dilestarikan.

"Kesenian jaranan harus diketahui warga seluruh Indonesia. Kita akan mengenalkan kesenian ini bersama-sama. Karena ini merupakan warisan bangsa yang harus dilestarikan," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo, dinobatkan sebagai Dewan Kehormatan Grup Kesenian Jaranan se-Kediri Raya.

Dalam acara itu, sesepuh kesenian jaranan se-Kediri Raya, menyematkan pakaian kebesaran kesenian jaranan kepada Hary Tanoe. Selain itu, Hary Tanoe juga menerima pecut sakti simbol kesenian jaranan.

(ulu)
breaking news x