Ilmu Komunikasi Penting untuk Lestarikan Warisan Budaya

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Ilmu komunikasi hampir digunakan di seluruh bidang kerja. Selama ini, komunikasi juga digunakan oleh orang-orang elit dan penguasa untuk mengekalkan atau melestarikan kekuasaan.

Kegunaan ilmu komunikasi tersebut turut disampaikan oleh salah satu mahasiswa pascasarjana ilmu komunikasi Universitas Brawijaya (UB), Verdy Virmantoro. Uniknya, dalam konferensi nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indonesia (ISKI) itu, Verdy memadukan komunikasi dengan naskah kuno.

Dia berpendapat, sangat jarang ilmu komunikasi digunakan dalam melestarikan warisan kebangsaan, contohnya naskah-naskah nusantara. Padahal, tanpa membaca naskah manusia tak tahu peradaban masa kini.

"Melalui naskah nusantara kita dapat mengetahui jati diri atau identitas-identitas luhur yang seharusnya bisa terkomunikasikan dari masa lampau ke masa kini," tuturnya disitat dari laman UB, Rabu (19/10/2016).

Ilmu komunikasi, ucap Verdy, mampu menjadi contoh seorang pemimpin agar memiliki etika. Menurut dia, banyak naskah kuno yang mengandung nilai-nilai kepemimpinan ideal, seperti delapan konsep kepemimpinan atau hasta brata.

"Salah satunya seorang pemimpin harus punya unggah ungguh," ujarnya di hadapan guru besar, dosen, dan mahasiswa ilmu komunikasi se-Indonesia.

Lantaran cukup menarik, materi dari mahasiswa penerima beasiswa UB tersebut akan menjadi salah satu topik yang direkomendasikan pada forum guru besar dengan tema mengembangkan komunikasi dengan peran-peran kepentingan kebangsaan.

(sus)
breaking news x