facebook pixel

Ini Perbandingan Renault Kwid, Daihatsu Ayla, dan Toyota Agya

Renault Kwid hadir dan menggoda konsumen di segmen LCGC (Mali/Okezone)

Renault Kwid hadir dan menggoda konsumen di segmen LCGC (Mali/Okezone)

JAKARTA - Produk mobil dengan rentang harga Rp100 juta-Rp150 juta kian ramai di Indonesia. Jika biasanya konsumen hanya memiliki pilihan mobil low cost green car (LCGC), kini hadir pilihan baru dari merek Prancis, yaitu mini crossover Renault Kwid.

Ario Soerjo, head of sales and marketing division PT Auto Euro Indonesia -agen pemegang merek (APM) mobil Renault di Indonesia- mengatakan, Kwid bukan mobil LCGC. Namun, dari spesifikasi dan banderolnya, mobil ini bermain di segmen kendaraan LCGC. Ada mobil LCGC yang menggunakan mesin 1.000 cc sebagaimana digunakan Kwid.

Berikut ini perbandingan Kwid dengan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.

Mesin

Meski bukan LCGC, Renault Kwid tetap mengusung mesin bensin tiga silinder berkapasitas 999 cc. Daihatsu Ayla dan Toyota Agya juga menggunakan mesin tiga silinder 998 cc berbahan bakar bensin.

Ketiganya menggunakan sistem transmisi manual lima percepatan, khusus Agya dan Ayla dengan varian atas telah dilengkapi pilihan transmisi otomatis.

Eksterior

Hadir sebagai mini crossover, Renault Kwid memiliki tampilan lebih gagah dibandingkan dua pesaingnya. Mobil yang dibangun menggunakan basis Datsun redi GO ini mengaplikasikan headlamp dengan double lamp, grille berlapis krom, serta bumper dengan lekukan khas crossover. Sementara Agya-Ayla lebih stylish dan tampil sebagai mobil kota dengan lampu standar, body kit pada bumper, serta spoiler di belakang.

Ban

Dimensinya yang tak terlampau besar membuat ketiga mobil menggunakan ban ukuran 155/80 R13. Renault Kwid tampil dengan pelek kaleng lengkap dengan penutup, sementara Ayla-Agya dengan varian lebih tinggi memiliki pelek palang enam.

Interior

Menyesuaikan dengan harga, ketiga mobil dilengkapi jok dengan bahan fabric. Untuk hiburan, Kwid dilengkapi audio dengan layar sentuh 7 inci, sementara Agya-Ayla berbekal audio double din. Renault sudah menyematkan instrument cluster model digital, sedangkan Toyota-Daihatsu masih mengandalkan analog.

Dimensi

Lahir dari platform yang sama, Ayla dan Agya memiliki dimensi panjang 3.600 milimeter, lebar 1.600 mm, tinggi 1.520 mm, serta ground clearance 180 mm. Sementara Kwid sedikit lebih panjang yakni 3.679 mm, lebar 1.579 mm, tinggi 1.478 mm, dan ground clearance 180 mm.

Fitur Keamanan

Penumpang di kabin ketiga mobil telah diamankan dengan sabuk keselamatan di semua jok. Daihatsu Ayla dan Toyota Agya juga sudah dilengkapi dual airbag untuk pengemudi dan penumpang depan, sementara Renault Kwid hanya memiliki airbag untuk pengemudi.

Harga

Soal angka memang sangat sensitif untuk mobil kelas entry level. Renault menawarkan Kwid di angka Rp117,7 juta dan dipasarkan hanya dengan satu varian. Sementara Toyota menyuguhkan pilihan enam varian Agya dengan harga mulai Rp114,5 juta-Rp137,16 juta. Daihatsu memasarkan Ayla hingga 12 varian dengan banderol antara Rp88,75 juta-Rp125,25 juta.

Layanan Purnajual

Membeli mobil merek Jepang, seperti Toyota dan Daihatsu memang memberi ketenangan karena jaringan bengkel resmi di berbagai wilayah Indonesia sudah mencapai ratusan. Sementara Renault baru memiliki delapan service center. Namun konsumen juga bisa memanfaatkan delapan bengkel Nissan yang sudah ditunjuk untuk melakukan perawatan mobil Renault.

(ton)
​