Iran Tolak Permintaan AS Bebaskan Dua Warganya

Iran tolak bebaskan dua warga AS (Foto: The News Internasional)

Iran tolak bebaskan dua warga AS (Foto: The News Internasional)

TEHERAN – Pemerintah Iran tidak akan mengabulkan permintaan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menuntut Teheran membebaskan dua warganya yang dihukum 10 tahun penjara. Iran menjatuhkan hukuman kepada seorang pengusaha dan ayahnya karena diduga melakukan spionase.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Departemen Luar Negeri (Deplu) AS. Dalam pernyataannya, mereka meminta agar Siamak dan Baqher Namazi yang memiliki warga negara ganda (AS-Iran) agar segera dibebaskan. Hal tersebut disampaikan AS setelah keduanya diputuskan bersalah oleh peradilan Iran.  

Sebagaimana dilansir The New Arab, Kamis (20/10/2016), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi mengatakan keputusan yang telah diambil oleh Pemerintah Iran tidak dapat diintervensi dan diganggu gugat.

"Pemerintah dan rakyat Iran tidak menganggap penting pernyataan dan intervensi petugas AS serta usaha mereka untuk membatalkan putusan tersebut. Ancaman Washington hanya akan menambah ketidakpercayaan Teheran terhadap Negeri Paman Sam,” ujar Bahram Qassemi.

(FIK)
breaking news x