Belum Juga Surut, Korban Banjir di Aceh Barat Capai 49.856 Jiwa

BANDA ACEH – Banjir di Kabupaten Aceh Barat kini memasuki hari ketiga. Bencana alam tersebut diketahui semakin meluas. Bahkan ketinggian air di sejumlah daerah mencapai satu meter.

Data terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat menyebutkan, sembilan dari 12 kecamatan di kabupaten setempat terendam banjir. Korban banjir mencapai 49.856 ribu dari 14.245 kepala keluarga.

“Kemarin hanya 71 gampong yang terendam banjir. Tetapi hari ini sudah semakin parah menjadi 139 gampong,” kata Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Syahluna, Rabu 19 Oktober 2016.

Sembilan kecamatan yang turut menjadi korban banjir yaitu Johan Pahlawan, Woyla, Woyla Barat, Meureubo, Woyla Timur dan Samatiga. Kemudian Kecamatan Bubon, Kaway XVI, serta Arongan Lambalek juga terendam banjir selama tiga hari terakhir.

Sejumlah lokasi pengungsian juga ditambah untuk menampung warga yang menjadi korban banjir. Seperti di sejumlah lapangan olahraga indoor, masjid dan tenda darurat BPBD. Bahkan ada lokasi pengungsian yang didirikan di atas bukit, yakni di Gampong Pasie Ara.

Selain banjir, lanjut Syahluna akibat bencana alam ini, sejumlah ruas jalan amblas akibat genangan banjir yang tidak juga surut. BPBD mencatat ruas jalan yang amblas dengan panjang 18 meter dan lebar 2 meter terjadi di Gampong Nurul Hudha Kecamatan Woyla. Sementara di Gampong Gemparaya Kecamatan yang sama, jalan dilaporkan putus.

“Tiga Kecamatan yang terparah terjadi di Kecamatan Woyla, Woyla Barat dan Woyla Timur. Kita terus lakukan pemantauan dan tindakan yang diperlukan di lokasi banjir,” kata Syahluna.

Meski demikian, pihaknya menyebut di sejumlah gampong Kecamatan Woyla, debit air sudah mulai menyusut dari 120 cm menjadi 100 centimeter. Lalu di Kecamatan Johan Pahlawan, air juga dilaporkan sedang dalam proses surut. (sym)

(fds)
breaking news x