Ungkap Penembakan Ibu Gendong Anak, Polisi Periksa Empat Saksi

MEDAN - Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus penembakan yang menewaskan Indri Wahyuni (27) di rumahnya yang terletak di Komplek Tor Ganda No.21 E, Jalan Bunga Raya, Kota Medan, Sumatera Utara. Bahkan, empat orang saksi telah diperiksa guna memcahkan kasus itu.

“Ada empat orang saksi yang diperiksa, belum ada petunjuk ke arah siapa pelaku,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting  Rabu 19 Oktober 2016.

Dikatakan Rina, polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan lebih dalam pada kasus ini. “Selongsong pelurunya masih diperiksa apakah jenis FN atau revolver,” imbuhnya.

[Baca juga : Kronologi Penembakan Ibu Gendong anak Versi Saksi]

Sementara pihak keluarga korban penembakan mengatakan Indri pernah bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW), selama satu tahun. Saat bekerja menjadi TKW itulah, korban bertemu dengan suaminya.

“Indri ini tulang punggung keluarganya, tiap bulan kirim uang ke keluarganya. Kita menunggu keluarga apakah menggelar tahlil. Karena kami sudah siap-siap juga mau masang tenda, eh rupanya dibawa ke Aceh,” jelas  Sri Susianti (47), sepupu korban.

Pemberitaan sebelumnya, seorang Ibu Muda bernama Indri Wahyuni (27) tewas setelah ditembak dibagian wajah. Tragisnya, Indri ditembak saat sedang mengendong anak perempuannya yang masih berumur 2 tahun di rumahnya Komplek Torganda nomor 21, Kota Medan, Sumatera Utara pada Selasa 18 Oktober kemarin. (sym)

(fds)
Berita Rekomendasi
breaking news x