Kabur dari Rutan, Tahanan Keturunan Maroko Ditemukan di Rumah Orangtuanya

YOGYAKARTA - Petugas rutan kelas IIB Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, berhasil menangkap kembali Bouali Mekki Ihab bin Yanus (17). Warga Umbulharjo, Yogyakarta itu sempat melarikan diri saat mengikuti bakti sosial di halaman masjid Al Ikhlas, Wonosari pada Rabu, 19 Oktober 2016, pagi dan pulang kerumah orang tuanya.

Kepala Rutan Kelas II B Wonosari Edy Junaedi mengungkapkan, warga binaan yang selama ini menghuni  Lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) itu melarikan diri ke rumahnya di wilayah Warung boto, Umbulharjo, kota Yogyakarta.

Warga binaan yang terlibat kasus pembunuhan ini diamankan setelah kurang lebih 9 jam melarikan diri.

"Ia sempat mampir ke rumah temannya, dan kembali rumah orangtuanya, dan diamankan sekitar pukul 4.30 WIB tadi,"katanya Edy saat dihubungi Okezone.

Oleh orang tuanya, Bouali lalu diserahkan ke petugas yang memang menunggu dirumah tersebut. "Ia diserahkan baik-baik oleh orang tuanya kepada petugas, Saat ini ia sudah kembali menempati selnya,"pungkasnya.

Bouali Mekki Ihab bin Yanus merupakan warga binaan kasus pembunuhan dengan vonis 4,6 tahun penjara. Ia sudah menempati LPKA di rutan 2 B Wonosari anak selama 7 bulan. Ia merupakan, warga keturuanan Maroko, namun lahir di Sleman. (sym)

(fds)
breaking news x