360 Keris Dihibahkan ke Museum

ilustrasi (Foto: Antara)

ilustrasi (Foto: Antara)

SOLO - Sebanyak 360 bilah keris telah disumbangkan untuk menjadi koleksi Museum Keris Solo. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkor Surakarta, Eny Tyasni Suzana.

"Pemkot Surakarta berencana melibatkan kurator maupun ahli keris, dalam menaksir nilai keris yang dihibahkan dari kolektor tersebut," ujar Eny di Solo, Rabu (9/11/2016).

Ia mengatakan, pelibatan ahli tersebut dimaksudkan untuk memudahkan pencarian nilai hibah keris. Pasalnya, tidak ada kepastian harga keris di pasaran.

"Ya, saat ini kami baru sebatas mencatat hibah-hibah keris itu sebagai aset daerah. Belum bisa dimasukkan dalam Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA), karena ketiadaan nilai aset tersebut," katanya.

Di sisi lain, Pemkot optimistis jika akhir bulan ini pembangunan Museum Keris bisa selesai. "Saat ini tinggal menyelesaikan proyek pembuatan story line dan diorama, serta pembenahan lantai dasar saja," katanya.

Ia mengatakan, jika selesai sesuai waktu yang diharapkan, maka bulan depan museum tersebut bisa dibuka untuk umum. Pembangunan tahap pertama museum pada tahun yang sama, tidak mampu diselesaikan oleh kontraktor.

Akibatnya, pembangunan itu terpaksa dilanjutkan pada awal 2014. Selain itu, kucuran anggaran senilai Rp6 miliar juga pernah ditunda pencairannya oleh pemerintah pusat pada 2014, sebelum direalisasikan pada 2015.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo berharap agar Museum Keris bisa menjadi sarana wisata edukasi bagi generasi muda.

"Para generasi penerus bisa mendapatkan pengetahuan tentang keris, karena museum itu nantinya juga dilengkapi informasi tentang asal-usul dan pembuatan keris," katanya.

(put)
Live Streaming
Logo
breaking news x