7 Kesalahan Wawancara Ini Bikin Perekrut Ilfeel

Foto: Shutterstock

Foto: Shutterstock

JAKARTA - Tidak semua pelamar mendapat kesempatan wawancara kerja di suatu perusahaan. Oleh sebab itu, panggilan wawancara harus benar-benar dimanfaatkan untuk menunjukkan potensimu di depan perekrut.

Alih-alih memberikan jawaban terbaik, job seeker justru kerap melakukan kesalahan ketika wawancara kerja. Disitat dari USA Today, berikut beberapa kesalahan yang membuat perekrut langsung ilang feeling (ilfeel).

1. Terlalu banyak bicara tentang diri sendiri

Ketika wawancara, perekrut ingin mengetahui bahwa kamu bisa diajak bekerjasama dalam tim. Mereka juga ingin mengetahui seberapa besar minatmu terhadap posisi yang ditawarkan. Untuk itu, pintarlah membagi waktu sehingga kamu tak hanya membicarakan kepribadianmu selama wawancara kerja.

2. Tidak cari tahu sebelum wawancara

Sebelum wawancara kerja, carilah informasi sebanyak mungkin terkait perusahaan. Pengetahuan tersebut bisa menjadi modal agar kamu bisa memberikan feedback ketika wawancara. Perekrut sendiri mencari kandidat yang sudah tahu banyak mengenai latar belakang perusahaan.

3. Gagal untuk bertanya

Jangan lewatkan kesempatan bertanya selama menjalani wawancara kerja. Jika tak bisa membuat pertanyaan secara spontan, kamu bisa mulai menyiapkannya sejak dari rumah. Hal ini sebagai tanda bahwa kamu tertarik terhadap posisi yang ditawarkan.

4. Tak punya passion

Seseorang bisa saja menjawab pertanyaan dengan baik selama wawancara. Tapi hal tersebut tidak lengkap tanpa disertai dengan passion. Kamu harus punya motivasi yang besar terhadap posisi yang dilamar sehingga perekrut akan terkesan.

5. Riwayat kerja buruk

Perekrut akan mempertimbangkan pengalaman kerja seseorang. Pastikan kamu punya riwayat kerja yang baik. Dengan begitu, perekrut yakin bahwa kamu akan bekerja dengan baik jika diterima nanti.

6. Hanya bertanya apa yang diberikan oleh perusahaan

Hindari pertanyaan apa yang akan diberikan perusahaan jika kamu diterima. Terlebih, jika wawancara tersebut merupakan panggilan pertama. Sebab, perekrut akan menilai bahwa kamu orang yang penuntut.

7. Kurang persiapan

Berlatihlah sebelum menjalani wawancara kerja. Semakin sering simulasi, maka kamu tidak akan merasa terlalu gugup. Siapkan wawancara dengan rapi, mulai dari cara menjawab pertanyaan, penggunaan bahasa formal, hingga penampilan.

(sus)
breaking news x