Sering Terjadi Perbedaan, Mahasiswa di Aceh Pelajari Ilmu Hisab Hijriyah

Foto: Okezone

Foto: Okezone

MEULABOH - Puluhan mahasiswa Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh diberi pelatihan mempelajari ilmu astronomi dan geometri penentuan arah kiblat untuk memperkuat kemampuan dalam bidang hisab Tahun Hijriah.

Koordinator AKN Dr Mursyudin, MA di Meulaboh, Rabu (30/11/2016) mengatakan, selama ini di Aceh masih sangat sering terjadi perbedaan dalam perhitungan penentuan tanggal maupun perhitungan Tahun Hijriah, khususnya untuk momen penting umat Islam.

"Sehingga ke depan mahasiswa diharapkan mampu menjadi penengah dan menjadi orang yang memberikan solusi terhadap perdebatan-perdebatan yang terjadi di dalam masyarakat terhadap penentuan Tahun Hijriah maupun arah kiblat umat Islam," katanya.

Dia menyampaikan, melalui pelatihan astronomi dan perhitungan bulan Hijriah tersebut, mampu menumbuhkan minat mahasiswa untuk mempelajari perkembangan ilmu astronomi, khususnya dalam penerapan kebijakan terhadap kajian-kajian Islam di Provinsi Aceh.

Bahkan diharap mahasiswa di perguruan tinggi AKN Aceh Barat itu mampu menjadi representatif terhadap pengambil kebijakan nasional maupun regional sebagai upaya mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat di Indonesia.

Mursyidin menyampaikan, pengetahuan tentang perhitungan bulan Hijriah dan penentuan arah kiblat sangat penting dipelajari, setidaknya bisa memperdalam pengetahuan mahasiswa itu sendiri sehingga mampu diedukasikan kepada masyarakat Aceh yang memiliki kultur budaya Islam.

"Dalam pelatihan ini peserta juga diajarkan bagaimana menentukan geometri bumi pada perhitungan arah kiblat. Selama ini pendidikan tentang ilmu astronomi khususnya tentang pengetahuan perhitungan bulan Hijriah dan penentuan arah kiblat masih kurang akrab di telinga masyarakat," sebutnya.

Lebih kanjut disampaikan, ini merupakan satu pembelajaran luar biasa bagi mahasiswa AKN, mereka bukan hanya dipersiapkan sebagai tenagakerja handal, tapi lebih penting ilmu yang didapatkan selama diperkuliahan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas, apalagi yang menyangkut kemaslahatan umat Islam dalam menentukan momen-momen sakral.

Pelatihan yang diikuti oleh 50 mahasiswa itu menghadirkan peneliti yang juga pakar astronomi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Dr Suhrawardi Ilyas, M.Sc.

Mursyidin berharap, dengan adanya pelatihan tersebut, mahasiswa AKN Aceh Barat mampu menjadi pernyambung lidah pihak kampus dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tata cara perhitungan bulan Hijriah dan penentuan arah kiblat sebagai peganggan umat Islam.

"Sehingga menjadi solusi terhadap perdebatan-perdebatan seperti yang terjadi selama ini. Ilmu semacam ini perlu diedukasikan kepada masyarakat Aceh yang memiliki kultur budaya Islam," katanya menambahkan.

(sus)
breaking news x