Tak Ada Bangunan, 8 Tahun Puluhan Siswa Belajar di Aula Desa

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

CIANJUR - Puluhan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Mandiri di Desa Salagedang, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jabar, terpaksa belajar di lantai aula desa sejak 8 tahun terakhir karena tidak memiliki bangunan sekolah.

Selama ini pengelola Paud, telah berkali-kali melayangkan permohonan bantuan pembangunan ruang kelas belajar, namun hingga saat ini belum mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan provinsi. Namun hal tersebut tidak menyurutkan minat siswa untuk menimba ilmu, di mana sejak 8 tahun terakhir jumlah siswa di sekolah tersebut terus bertambah.

Bahkan keterbatasan tidak memiliki bangunan sekolah, melahirkan sejumlah siswa berprestasi dari Paud Mandiri. Tercatat beberapa kali Paud tanpa kelas ini, berhasil menyabet juara dalam berbagai lomba tingkat kecamatan hingga kabupaten.

"Meskipun tanpa kelas perkembangan Paud Mandiri, cukup pesat dari beberapa orang siswa, saat ini jumlahnya terus bertambah mencapai 35 orang, dengan dua tenaga pembimbing, kami bertahan agar siswa tetap mendapatkan pelajaran yang baik dan sesuai kurikulum yang berlaku," kata seorang guru, Apriani (41) pada wartawan, Rabu (30/11/2016).

Dia menuturkan, beberapa kali pihaknya mengajukan proposal pembangunan ruang kelas ke dinas terkait di Pemkab Cianjur dan Provinsi Jabar, namun hingga saat ini tidak satupun mendapat jawaban, sehingga proses belajar mengajar untuk anak usia dini di wilayah tersebut tetap dilakukan di aula desa.

"Kekurangan yang sangat kami rasakan, tidak membuat kami patah semangat, melihat semangat anak didik dan orangtuanya membuat kami semakin kuat untuk terus memberikan pendidikan. Kami sudah bosan untuk terus bertanya kapan mimpi kami untuk mendapatkan bangunan sekolah akan terwujud," katanya.

Namun pihaknya tidak akan pernah berhenti berharap untuk dapat menjalani proses belajar mengajar di dalam ruang kelas layaknya Paud lain. Harapan akan terus ada sampai terwujud, semoga pemerintah mau membantu membangun ruang kelas, agar siswa tidak lagi belajar di lantai.

Saat ini, tambah dia, pihak desa tengah mencari solusi agar Paud Mandiri memiliki bangunan yang layak untuk siswa agar tenang menjalani proses belajar mengajar layaknya siswa lain, di mana rencananya pihak desa bersama warga akan membangun dengan cara swadaya.

(sus)
breaking news x