Pertemuan Penetapan Raja Baru Thailand Digelar Malam Ini

Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn. (Foto: Bangkok Post)

Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn. (Foto: Bangkok Post)

BANGKOK - Mantan Perdana Menteri Thailand, Prem Tinsulanonda, akan memimpin pertemuan tiga Badan Eksekutif Thailand terkait pembahasan penetapan Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn sebagai raja baru Thailand. Pertemuan tersebut akan berlangsung di Amporn Garden, Bangkok, Thailand, sekira pukul 18:30 waktu setempat.

Dilansir oleh Bangkok Post, Kamis (1/12/2016) pertemuan tersebut akan dihadiri oleh Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, Ketua Dewan Perwakilan Nasional (NLA), Pornpetch Wichitcholachai, dan Ketua Mahkamah Agung Thailand, Veerapol Tungsuwan. Dalam pertemuan tersebut, Pornpetch diharapkan secara resmi mengundang Putra Mahkota untuk naik takhta sebagai raja ke-10 Dinasti Chakri.

Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Thailand, Prawit Wongsuwon mengungkapkan, Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn telah setuju untuk mengambil alih kekuasaan. Namun, pangeran sempat meminta pengangkatannya sebagai raja untuk ditunda terlebih dahulu sebagai wujud duka cita atas kematian sang ayah.

Saat pangeran menerima undangan Dewan Perwakilan Nasional (NLA) untuk menjadi raja baru, ia akan menyandang gelar "Somdet Phrachao Yu Hua". Gelar tersebut akan berubah menjadi "Phrabat Somdet Phrachao Yu Hua" setelah proses pemahkotaannya sebagai raja dihelat. Rencananya, pengukuhan Vajiralongkorn sebagai raja baru Thailand akan digelar setelah prosesi kremasi Raja Bhumibol pada tahun depan.

Penobatan Pangeran Vajiralongkorn yang resmi menjadi Putra Mahkota pada 28 Desember 1972 ini disambut positif oleh masyarakat Thailand. "Siapa pun yang memimpin Thailand, kami berutang terima kasih kepada keluarga kerajaan, " ujar seorang Muslim Thailand dari Pattani, Adam Sahadam (24).

Mereka juga percaya, setelah menjadi raja nanti, putra mahkota akan meneruskan amanah mendiang ayahnya. "Saya yakin Pangeran Mahkota akan meneruskan warisan almarhum ayahnya untuk kepentingan semua warga Thailand," tutur Chanintorn Yaemsa-ard (63) dari Bangkok.

Selain itu, Dissakul Osathavoranun, dari Nonthaburi, juga menjanjikan dukungan penuh bagi Putra Mahkota. "Saya perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan era baru, tapi saya percaya Putra Mahkota akan memerintah dengan kebenaran seperti yang almarhum ayahnya lakukan sebelumnya," tambah Dissakul. (rav)

(rfa)
breaking news x